Tingkatkan penampilan dan performa gitar akustik Anda dengan set Bridge Pin emas berkualitas tinggi ini. Dirancang untuk menahan senar dengan stabil di ujung belakang gitar, pin ini memastikan tegangan senar yang optimal untuk menghasilkan nada yang jernih, presisi, dan sustain yang maksimal. Selain fungsinya yang vital, tampilan emasnya yang elegan memberikan sentuhan mewah dan sangat cocok untuk gitar dengan warna kayu natural, sunburst, atau finish cerah, menjadikan instrumen Anda lebih menarik secara visual.
| Tipe Bahan & Warna | Inklusi Pencapit Senar | Keunggulan |
|---|---|---|
| Kuningan – Emas | Tidak Termasuk | Bahan lebih premium, kuat, dan tahan lama |
| Zinc Alloy – Emas | Termasuk | Tampilan mengilap, harga terjangkau, praktis |
| Zinc Alloy – Perak | Termasuk | Alternatif warna klasik yang elegan |
| Zinc Alloy – Gold Rose | Termasuk | Nuansa emas muda yang modern dan stylish |
| Zinc Alloy – BronzeRed | Termasuk | Perpaduan unik merah kecoklatan |
| Zinc Alloy – BronzeYellow | Termasuk | Tampilan vintage seperti bronze tua |
Definisi:
- Bridge Pin: Aksesori kecil pada gitar akustik yang berfungsi untuk mengunci dan menahan senar di tempatnya pada bridge (jembatan) gitar. Pin ini harus dipasang dengan tepat agar senar dapat mencapai tegangan yang benar untuk menghasilkan nada yang diinginkan.
- Sustain: Durasi atau lamanya sebuah nada terus berbunyi setelah senar dipetik sebelum akhirnya memudar. Sustain yang baik berarti nada bertahan lebih lama.
- Zinc Alloy: Paduan logam yang mengandung seng (zinc) sebagai komponen utama, sering dicampur dengan alumunium, tembaga, dan magnesium. Material ini dikenal mudah dicetak, memiliki permukaan yang halus untuk plating, dan harganya ekonomis.
- Kuningan (Brass): Paduan logam dari tembaga (copper) dan seng (zinc). Kuningan dikenal lebih keras, lebih berat, dan memiliki kualitas akustik yang sering diklaim dapat meningkatkan sustain dan resonance pada gitar dibanding zinc alloy.
Informasi Lebih Lanjut dan Pembelian klik di sini.









