| Fitur Utama | Spesifikasi & Keunggulan |
|---|---|
| 4 Fungsi dalam 1 Unit | Mengintegrasikan Optical Power Meter, Visual Fault Locator (VFL), Penguji Jaringan LAN, dan Senter LED berkekuatan tinggi. |
| Rentang Pengukuran Luas | Dapat mengukur daya optik dengan rentang sangat lebar, dari -50 dBm hingga +26 dBm untuk berbagai kebutuhan pemasangan dan troubleshooting. |
| Multi-Panjang Gelombang | Mendukung 9 panjang gelombang berbeda (850, 980, 1270, 1300, 1310, 1490, 1550, 1577, dan 1625nm), kompatibel dengan beragam perangkat fiber optik. |
| Antarmuka Universal | Dilengkapi dengan adapter untuk konektor optik standar industri: FC, SC, dan ST. |
| Daya Tahan Tinggi | Dibuat dari bahan plastik ABS yang tahan benturan dan jatuh, menjadikannya alat yang kokoh untuk pekerjaan lapangan. |
| Pilihan Varian | Tersedia dalam dua pilihan varian: TYPE CAS (dengan casing) dan TYPE BATERAI (termasuk baterai). |
Definisi
- Optical Power Meter (OPM): Alat untuk mengukur kekuatan sinyal cahaya dalam serat optik, biasanya dalam satuan dBm. Penting untuk memastikan kualitas koneksi dan menemukan kerugian (loss) dalam jaringan.
- Visual Fault Locator (VFL): Sebuah alat yang memancarkan cahaya laser merah yang terang ke dalam serat optik. Cahaya ini akan bocor di titik yang rusak atau tekukan yang terlalu tajam, membantu teknisi menemukan lokasi kesalahan secara visual.
- dBm (decibel-milliwatt): Satuan pengukuran yang digunakan untuk menguatkan sinyal, menunjukkan daya relatif yang diacu terhadap 1 milliwatt. Nilai negatif (seperti -50 dBm) menunjukkan sinyal yang sangat lemah, sedangkan nilai positif menunjukkan sinyal yang kuat.
Informasi Lebih Lanjut dan Pembelian klik di sini.









