Tragedi seorang ayah yang berubah menjadi hakim bagi para pembunuh anaknya.
Setelah kematian istrinya, Nagamine Shigeki menjalani hidup sederhana bersama putri semata wayangnya, Ema. Kedamaian itu hancur ketika Ema pergi ke festival musim panas dan tidak pernah pulang. Mayatnya ditemukan mengapung di sungai, memicu duka yang tak terperikan.
Proses penyelidikan kepolisian berjalan lambat, membuat Nagamine terpuruk dalam kesedihan yang gelap. Tanpa diduga, sebuah telepon misterius membawa informasi mengejutkan: identitas para pelaku dan lokasi kejadian. Nagamine menyusup ke apartemen yang dimaksud dan menemukan bukti mengerikan—sebuah kaset video yang merekam secara detail pemerkosaan dan pembunuhan Ema.
Amukannya memuncak saat ia menyadari para pelaku masih di bawah umur dan kemungkinan besar hanya akan mendapat hukuman ringan. Dengan keyakinan bahwa hukum telah gagal, Nagamine mengambil alih. Ia memutuskan untuk mengadili mereka sendiri dengan pedang keadilan. Sejauh mana ia akan melangkah? Dan di mana sebenarnya letak keadilan yang sesungguhnya?
| Detail Buku | |
|---|---|
| Judul | Tragedi Pedang Keadilan: Samayou Yaiba |
| Penulis | Keigo Higashino |
| Genre | Thriller Psikologis, Fiksi Kriminal |
| Tema Utama | Balas dendam, kegagalan sistem hukum, dan moralitas seorang ayah |
Definisi:
- Samayou Yaiba: Frasa dalam bahasa Jepang yang dapat diartikan sebagai “pedang yang mengembara” atau “pedang yang menyimpang”. Istilah ini secara puitis melambangkan tokoh utama, Nagamine, yang ‘menyimpang’ dari jalur hukum dan mengambil keadilan ke dalam tangannya sendiri, layaknya sebuah pedang yang mengembara tanpa arah yang pasti.
Informasi Lebih Lanjut dan Pembelian klik di sini.





