Ganti pelampung air otomatis Anda yang mudah rusak dengan Float Switch berkabel 2 meter ini. Solusi sempurna untuk pompa celup berdaya besar hingga 2KW yang sering menyebabkan pelampung konvensional cepat putus. Dibangun dengan sistem kontak logam (plat dan bola) yang kokoh, sensor ini dirancang khusus untuk menahan dan mengalirkan arus listrik yang besar, menjamin keawetan serta keandalan yang jauh lebih unggul.
Ideal untuk aplikasi di tangki air, kolam, maupun sistem drainase yang membutuhkan kontrol ketinggian air otomatis dengan daya tahan tinggi. Pemasangannya mudah dan kompatibel dengan berbagai jenis pompa celup.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tegangan | 125V AC / 250V AC |
| Arus | 16A (8A) |
| Frekuensi | 50-60Hz |
| Panjang Kabel | 2 Meter |
| Tipe Kontak | Sistem Plat dan Bola Logam |
| Aplikasi | Pompa Celup hingga 2KW |
Definisi
- Float Switch: Sensor apung yang berfungsi untuk mengontrol kerja pompa air secara otomatis berdasarkan ketinggian fluida (cairan). Saat air naik, pelampung akan terangkat dan mengaktifkan atau menonaktifkan pompa.
- AC 220V: Tegangan listrik bolak-balik (Alternating Current) sebesar 220 Volt, yang merupakan standar tegangan jaringan listrik rumah di Indonesia.
- Sistem Plat dan Bola Logam: Mekanisme saklar internal di dalam pelampung, di mana gerakan naik-turun bola logam akan menekan atau melepas plat penghubung arus listrik. Desain ini lebih kuat untuk memutus dan menghubungkan arus besar dibandingkan model mekanisme pegas yang lebih kecil.
Informasi Lebih Lanjut dan Pembelian klik di sini.







