Stroller Bekas Aman atau Tidak? Ini Checklist Sebelum Membelinya
Tim Sabira
16 Oktober 2026 · 5 menit baca
Membeli stroller bekas aman atau tidak, jawabannya tidak bisa disamaratakan. Ada stroller bekas yang kondisinya masih seperti baru dan layak dipakai bertahun-tahun, ada juga yang rangkanya sudah retak halus dan justru berbahaya untuk bayi. Karena itu, pertanyaan yang lebih tepat bukan 'boleh atau tidak beli bekas', melainkan 'bagaimana cara memastikan stroller bekas yang kamu beli benar-benar aman'. Pasar stroller bekas memang selalu hidup, terutama di kota-kota dengan pengguna jual-beli online yang padat seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Kota Malang, dan Kab. Tangerang. Banyak orang tua memakai stroller hanya satu sampai dua tahun sebelum anak tumbuh besar, jadi barangnya sering masih bagus saat dijual.
Kenapa Stroller Bekas Menarik Banyak Orang Tua
Alasan utamanya sederhana: harga. Stroller baru dari merek terkenal bisa jutaan rupiah, sementara unit bekas dengan merek sama sering dijual jauh lebih murah. Pemakaiannya pun biasanya singkat. Anak usia dua sampai tiga tahun sudah mulai malas duduk di stroller, sementara kondisi barang masih layak.
Ada juga sisi ekonomi yang menguntungkan: stroller bekas masih bisa kamu jual lagi setelah tidak terpakai. Jadi biaya kepemilikannya relatif kecil. Yang perlu diingat, semua keuntungan ini hanya berlaku kalau barangnya memang masih aman. Stroller yang pernah jatuh dari tangga, kena hujan bertahun-tahun, atau disimpan di gudang lembap bisa menyimpan masalah yang tidak terlihat sekilas.
Faktor yang Menentukan Stroller Bekas Aman atau Tidak
Sebelum melihat merek atau harga, periksa dulu hal-hal berikut. Ini bagian yang paling menentukan.
Riwayat dan usia pemakaian
Tanyakan kapan stroller dibeli, dipakai untuk berapa anak, dan apakah pernah diperbaiki. Stroller yang dipakai satu anak di area perkotaan biasanya lebih awet dibanding yang dipakai bergantian di jalan berbatu. Kalau penjual tidak bisa menjawab dengan jelas, anggap riwayatnya tidak diketahui dan periksa lebih ketat.
Rangka dan sambungan
Pegang rangka dan goyangkan pelan. Cari retak, bekas las, baut yang hilang, atau sambungan yang longgar. Rangka aluminium yang penyok biasanya tidak bisa dikembalikan ke bentuk semula, dan rangka yang bengkok membuat stroller tidak seimbang saat didorong.
Roda dan sistem rem
Putar setiap roda. Roda yang seret, berbunyi kasar, atau bergoyang ke samping menandakan bearing sudah aus. Rem adalah bagian yang paling sering diabaikan padahal paling penting: coba rem di permukaan yang agak miring. Kalau stroller masih bisa bergeser saat rem terkunci, jangan dibeli.
Sabuk pengaman dan tali pengikat
Sabuk harus lengkap, tidak ada yang terpotong, dan kuncinya masih mengunci dengan bunyi klik. Sabuk yang sudah keras atau kusut karena sering dicuci bisa gagal mengunci. Ini komponen keselamatan utama, jadi tidak ada kompromi.
Kain, busa, dan kebersihan
Periksa jahitan, lapisan busa, dan bau. Jamur atau bau apek biasanya muncul di kain yang disimpan lembap dan sulit hilang meski dicuci. Cek juga apakah kain bisa dilepas untuk dicuci. Kalau tidak bisa dilepas dan sudah berjamur, lebih baik lewat.
Kelengkapan dan ketersediaan sparepart
Pastikan canopy, keranjang bawah, dan cover hujan ada. Untuk merek populer, sparepart seperti roda atau kunci lipat masih mudah dicari. Untuk merek yang sudah tidak dijual di Indonesia, satu roda rusak bisa membuat stroller tidak terpakai sama sekali.
Checklist Memastikan Stroller Bekas Aman atau Tidak Sebelum Bayar
Bawa daftar ini saat melihat barang, baik langsung maupun lewat video call dengan penjual.
- Minta video singkat: stroller dilipat, dibuka, rem dites, roda diputar.
- Periksa label dan nomor model, lalu cari tahu apakah model itu pernah masuk daftar penarikan produk (recall).
- Tes lipat dan buka lima kali berturut-turut. Mekanisme yang macet atau perlu tenaga ekstra akan merepotkan saat kamu buru-buru.
- Dudukkan beban sekitar 10–15 kg atau tekan bagian dudukan, lalu cek apakah rangka melengkung atau berbunyi.
- Cek semua sabuk, kunci, dan jahitan satu per satu.
- Cium kainnya. Bau apek, bau rokok, atau bau kimia menyengat adalah tanda peringatan.
- Tanyakan apakah pernah dipakai di luar ruangan terus-menerus atau terkena hujan.
- Pastikan harga sudah termasuk semua aksesori yang disebut di iklan.
Kalau penjual menolak menunjukkan kondisi barang secara detail, itu jawaban tersendiri.
Kapan Sebaiknya Beli Baru atau Cari Barang Lain
Stroller bekas bukan selalu pilihan terbaik. Ada beberapa situasi di mana beli baru lebih masuk akal:
- Untuk bayi baru lahir. Stroller dengan bassinet atau posisi rebah penuh punya persyaratan keselamatan yang lebih ketat, dan kamu perlu memastikan tidak ada bagian yang longgar.
- Kalau selisih harga bekas dan baru hanya sedikit. Garansi dan ketenangan pikiran biasanya sepadan.
- Kalau stroller pernah terlibat benturan keras atau terjatuh dari ketinggian.
- Kalau kamu tidak bisa memeriksa barang langsung dan penjual tidak bersedia video call.
Sebagai gantinya, kamu bisa mempertimbangkan barang yang lebih mudah dinilai kondisinya, seperti gendongan bayi. Kalau butuh alat pendukung lain untuk si kecil, lihat dulu perlengkapan rumah tangga dan bayi yang banyak ditawarkan di Sabira. Barang yang tidak punya komponen keselamatan bergerak biasanya lebih rendah risikonya dibeli bekas.
Tips Transaksi Aman di Sabira
Kalau kamu menemukan stroller bekas di Sabira, terapkan beberapa kebiasaan ini:
- Utamakan penjual yang fotonya jelas dan bukan hasil ambil dari internet. Minta foto tambahan dari sudut yang tidak ada di iklan.
- Pilih COD di tempat ramai seperti mall atau minimarket. Bawa meteran kecil untuk mengukur tinggi pegangan, karena nyaman atau tidaknya didorong sangat bergantung pada itu.
- Cek dulu apakah stroller muat di bagasi mobil kamu. Banyak pembeli baru sadar setelah transaksi bahwa barangnya terlalu besar.
- Simpan percakapan dan bukti transfer. Kalau ada masalah, ini berguna.
- Jangan terburu-buru. Stroller bekas selalu ada stoknya, jadi tidak perlu mengambil tawaran pertama yang kurang meyakinkan.
Penutup
Jadi, stroller bekas aman atau tidak? Aman, asalkan kamu memeriksa riwayat, rangka, rem, dan sabuknya dengan teliti, dan berani menolak kalau ada yang mencurigakan. Jangan tergoda harga murah kalau kondisinya meragukan, karena keselamatan bayi tidak bisa ditawar.
Kalau kamu punya stroller bekas yang masih bagus dan tidak terpakai, jangan biarkan menumpuk di gudang. Pasang iklan gratis di Sabira lewat halaman pasang iklan, tulis kondisi barang apa adanya, dan biarkan orang tua lain di sekitarmu memanfaatkannya.
Foto sampul oleh Ilyass SEDDOUG di Unsplash.
Siap jual barang pertamamu?
Gratis untuk 10 iklan pertama. Tanpa komisi transaksi.
Pasang Iklan Sekarang